Laman

Gambar

SAAT BERWISATA KE BALI DI PENYEBERANGAN BANYUWANGI

Gambar

GAMBAR BERSAMA SETELAH PELEPASAN KELAS IX TAHUN 2013

Gambar

SMPN 1 KAYEN BERWISATA KE PANTAI KUTA PULAU BALI.

Gambar

JUARA 3, LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA (PIR), KAB. PATI 2013

Gambar

BERBUSANA ALA RA KARTINI,PADA PERINGATAN HARI KARTINI

Gambar

SERAH TERIMA PENGURUS OSIS LAMA KE PENGURUS OSIS BARU

Kamis, 23 Oktober 2014

Cara Mengatasi Persediaan Air Bersih di Sekolah-Sekolah Dalam Keadaan Darurat

Ditulis dan dipostingkan Oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 Kayen yang berbahagia. Sekolah adalah tempat berlangsungya pembelajaran, adanya proses pembelajaran antara guru dan siswa di ruang kelas atau di lingkup sekolah. Di sebuah sekolah ada juga staf Tenaga Kependidikan. Yang jelas, sebuah sekolah mempunyai warga sekolah yang terdiri dari siswa, guru dan staff TU. Semakin besar sebuah satuan pendidikan semakin besar pula jumlah warganya. Jumlah warga sekolah bervariasi, ada yang berjumlah sekitar 100,200,300,400, 500,600,700,800,900,1000,2000,3000,4000 dst.

Setiap warga sekolah membutuhkan air untuk minum, air untuk kebersihan badan, untuk berwudhu sebelum menjalankan sholat dhuhur ataupun sholat ashar bagi yang beragama Islam. Air juga dibutuhkan bila kebelakang untuk buang air besar ataupun buang air kecil. Air minum guru dan staff bisa disediakan sekolah dengan membeli galon kemasan. Sedangkan air minum untuk siswa, siswa dapat membawanya sendiri dari rumah atau membeli dari kantin sekolah. Air untuk berwudhu di mushola sekolah,toilet siswa, toilet guru, kamar mandi guru dan karyawan dapat disediakan sekolah dengan pengadaan Air PDAM atau memompa air bersih dengan pompa air dari sumur-sumur sekolah.

Pada umumnya, air bersih di sekolah-sekolah sudah tersedia dengan cukup. Hal ini bila jaringan listrik tidak padam. Air dari PDAM dan air sumur yang dipompa ditaruh di tandonan air yang dialirkan ke kamar mandi,toilet-toliet,persediaan air wudhu di moshola sekolah. Bila dalam keadaan darurat suatu misalnya jaringan listrik mati maka secara otomatis sebagian besar air dari PAM juga ikut mati dan pompa air juga tidak dapat difungsikan. Sebagai akibatnya adalah kamar mandi bau, WC guru dan   WC siswa tidak dapat dipakai karena nggak ada air. Bila WC,Kamar mandi dipakai tanpa tersedianya air bersih dapat dipastikan terjadi penumpukan kotoran dan air seni. Dapat dikatakan sekolah menjadi berbau kotoran manusia atau air seni. Sehingga sekolah yang sehat dan bersih dalam sekejap berubah menjadi kotor dan jorok. Bila jaringan listrik mati 1 atau 2 jam tidak begitu masalah. Yang menjadi masalah besar adalah apabila jaringan listrik mati 1,2,3,4 hari.....bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi.

Sebenarnya ada cara tradisional untuk menaikkan air bersih dari sumur jubin sekolah yaitu dengan menyediakan timba dan tali. Tapi resikonya adalah sangat besar. Bila seorang siswa menimba untuk mendapatkan air bersih dari sumur jubin tersebut ada resiko siswa akan terpelanting sehingga masuk ke dalam sumur. Sehingga lebih baik bila sumur jubin/slontong di sekolah-sekolah seharusnya ditutup dan tidak disediakan  timba. Bila keadaan terpaksa bisa menggunakan pompa air yang dipompa dengan tangan. Tapi bisa kita bayangkan seberapa tenaga yang dibutuhkan.

Matinya jaringan listrik di sekolah-sekolah tak hanya menimbulkan kekurangan persediaan air bersih, tetapi juga menyebabkan tidak dapat beroperasinya kompiuter, laptop, notbook, printer, foto copy, resaw yang ada di sekolah-sekolah. Dengan demikian pekerajaan surat menyurat atau pembuatan file yang harus diselesaikan dalam waktu singkat juga akan terbengkelai.

Baiklah para pembaca, untuk mengatasi hal ini adalah lebih baik bila sekolah sekolah perlu mempunyai diesel atau genset untuk menghidupkan jaringan listrik yang ada di sekolah-sekolah dalam keadaan darurat. Kita semua menginginkan sekolah yang bersih dan indah. Sekolah yang nyaman untuk proses pembelajaran. Sekolah yang sehat. Dengan diesel atau genset, jaringan listrik bisa berfungsi mengalirkan air bersih untuk persediaan warga sekolah dalam keadaan darurat.  Selain itu pekerjaan yang ada hubungan dengan kompiuter dan printer tidak akan terbengkelai. Demikian...semoga artikel ini bermanfaat.

Senin, 20 Oktober 2014

Ucapan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2014 s.d. 2019

Ditulis dan Dipostingkan oleh : Admin Web
SMP Negeri 1 Kayen Mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dan Bapak Jusuf Kala sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia Periode Tahun 2014 s.d. 2019. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing mereka, dengan demikian mereka bisa membawa Negeri Kita Tercinta Indonesia ke yang lebih baik. Amiin.
Posting terkait : Silakan Klik Disini

Perangkat Pembelajaran Prakarya Kelas 7 SMP Kurikulum 2013

Ditulis dan disiapkan oleh Ibu  Dwi Puji Hastuti,SE,S.Kom. dan dipostingkan oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 Kayen yang berbahagia, Prakarya adalah salah satu Mata Pelajaran Baru yang diajarkan di SMP pada Kurikulum 2013. Inilah Perangkat Pembelajaran  Prakarya Kelas 7 yang telah disiapkan oleh Ibu Dwi Puji Hastuti,SE,S Kom untuk Pembelajaran di Kelas 7 dan telah diberikan filenya  kepada Amin Web untuk disharingkan. Bagi Bapak Ibu Guru Pengajar Prakarya SMP Kelas 7, yang sampai sekarang belum memiliki Perangkat tersebut , silakan  mendownloadnya dan mengadakan seperlunya perubahan disesuaikan dengan tempat mengajar. Semoga bermanfaat.
Rincian Minggu Efektif : Download disini
Promes Prakarya Kl 7    : Download Disini
SKL.KI,KD                   : Download Disini
Silabus Kelas 7              : Download Disini
Silabus Kelas 8              : Download Disini
RPP Kelas 7                   : Download Disini

Sabtu, 18 Oktober 2014

SMPN 1 KAYEN sebagai salah satu Cluster pada Pendampingan Kurikulum 2013 Kabupaten Pati

Ditulis dan dilaporkan  oleh Admin Web.
Mulai hari ini, SMP Negeri 1 Kayen ada kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013.
Inilah beberapa gambar dari acara Pembukaan kegiatan tersebut. Para peserta dari kegiatan tersebut adalah Bapak Ibu Guru Sasaran dari Lingkup Sub Rayon 05 Kayen.






Rabu, 15 Oktober 2014

Demokrasi Di Sekolah

Ditulis dan dipostingkan oleh : Admin Web
Para pembaca Web SMP Negeri 1 Kayen yang berbahagia. Dikala di Tingkat Pusat pada akhir-akhir ini diperdebatkan dan adanya pembahasan Pemilihan Pimpinan Kepala Daerah secara perwakilan oleh DPRD hasil pemilihan, justru SMP Negeri 1 Kayen pada hari ini diadakan  pemilihan Ketua OSIS baru periode  Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan pilihan secara Langsung oleh siswa yang dipandu oleh Pengurus OSIS periode Tahun Pelajaran 2013/2014, Pembina OSIS atau Kesiswaan Bp. Sulistyo Budi Santoso,S.Pd dan Ibu Sudarsi,S.Pd. Pemilihan Pimpinan secara langsung adalah lebih demokratis. Pemilihan secara langsung juga dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia pada Pemilihan Kepala Desa, Pemilihan Presiden beberapa Periode.

Semua siswa mempunyai satu suara untuk memilih nama Ketua OSIS baru dengan cara mencontreng gambar calon Ketua OSIS di kertas suara. Untuk Ketua OSIS periode Tahun Pelajaran lalu dan Pengurusnya sudah kelas IX sehingga perlu diadakan re organisasi kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah tersebut. Dalam pencalonan Ketua OSIS baru ini, para siswa belajar secara langsung berdemokrasi. Dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa. No money politics and No pressing. Tidak ada politik uang dan tidak ada tekanan bagi siswa untuk memilih Ketua OSIS mereka. ( To Be Continued)

Inilah beberapa gambar dari kegiatan tersebut :






Senin, 13 Oktober 2014

SMPN 1 Kayen Meraih Medali Emas Pada Lomba Renang dan Juara Dua Pada Lomba MTQ Tingkat Kab. Pati

Ditulis dan Dipostingkan : Senin,13 Oktober 2014. Oleh Admin Web.
SMP Negeri 1 Kayen meraih Medali Emas pada Lomba Renang Gaya Punggung dan memperoleh Juara 2 pada Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Pati yang diselenggarakan baru-baru ini, Sebagai guru Pembimbing Renang adalah P. Witoyo,S.Pd dan sebagai Guru Pembimbing MTQ adalah P Choirun Nazuli.S.PdI.

Inilah gambar kedua siswa yang memperoleh Juara tersebut dan gambar Bapak dan Ibu Guru yang memberikan ucapan selamat atas keberhasilan mereka. Selamat Ya Mas....Selamat untuk SMP Negeri  1 Kayen.