s

s

Iki

Iki

Iki

Iki

Iki

Iki

Gambar

SAAT BERWISATA KE BALI DI PENYEBERANGAN BANYUWANGI

Gambar

BERGAMBAR BERSAMA DI HARI GURU NASIONAL 2014

Gambar

GAMBAR BERSAMA SETELAH PELEPASAN KELAS IX TAHUN 2013

Gambar

SMPN 1 KAYEN BERWISATA KE PANTAI KUTA PULAU BALI.

Gambar

JUARA 3, LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA, KAB. PATI 2013

Gambar

BERBUSANA ALA RA KARTINI,PADA PERINGATAN HARI KARTINI

Gambar

JUARA UMUM PENCAK SILAT BUPATI CUP 2014 KABUPATEN PATI

Gambar

SERAH TERIMA PENGURUS OSIS LAMA KE PENGURUS OSIS BARU

Jumat, 06 Maret 2015

Peran Orang Tua dan Guru Dalam Membangun Karakter Kejujuran Siswa

Ditulis dan dipostingkan oleh Pak Damin

Pendidikan merupakan tanggung jawab Pemerintah, Orang Tua dan Masyarakat. Pemerintah dalam hal ini telah mendirikan sekolah sekolah dengan menyediakan sarana dan prasananya, sebagaian besar dana operasional, termasuk penyediaan pendidik dan tenaga kependidikan. Yang dimaksud dengan pendidik di jenjang TK,SD,MI,SMP,MTS,SMA,MA dan SMK adalah guru. Sedangkan pendidik pada Universitas atau Institut adalah Dosen.

Tugas utama guru dalam proses belajar mengajar adalah membuat perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana dan mengadakan penilaian. Disamping itu, guru juga harus dapat membimbing, melatih, mendidik, mengajar mengarahkan siswa sesuai dengan jenjang yang diampu untuk dapat mendorong, memotivasi dan membantu  para siswa yang diajarnya demi meraih kompetensi yang telah digariskan pada silabus atau Rencana Pembelajara yang telah dibuat pada Satuan Pendidikannya.

Yang dimaksud dengan siswa adalah anak didik yang belajar di satuan pendidikan tertentu yang ingin meningkatkan kompetensinya. Sedangkan kompetensi adalah kemampuan peserta didik akan pengetahuan, sikap dan ketrampilan tertentu yang telah digariskan sesauai dengan mata pelajaran. Salah satu sikap yang dikembangkan pada pembelajaran adalah kejujuran atau sikap jujur.

Jujur adalah sebuah sikap yang mengatakan apa adanya. Seseorang disebut jujur apabila ia mengatakan sesuai dengan kenyataan yang dialami. Apabila ada seorang siswa tidak mengerjakan tugas kemudian ia ditanya oleh guru "Mengapa kamu tidak mengerajakan tugas?" Apabila ia siswa yang jujur ia akan terbuka menjawab pertanyaan guru tersebut. Ia tidak memberikan alasan yang berbelit belit dan tidak masuk akal. Seorang siswa yang jujur misalnya  ia akan menjawab " Maaf Pak/Bu...saya tidak mengerjakan PR karena tadi malam hujan deras dan listrik padam. " Atau misalnya dengan jawaban," Maaf, Pak/Bu...saya tadi malam diminta ibu saya untuk mengantarkan beliau menjenguk tetangga yang ada di rumah sakit.

Para siswa yang berkarakter jujur, mereka akan mengatakan A bila yang dialami A. Mereka akan berkata B apabila kenyataanya B. Mereka akan berkata biru bila yang mereka lihat adalah biru dan mereka akan berkata merah bila yang dilihat merah. Jika mereka mengatakan apa adanya sesuai dengan yang dialaminya kadang mereka akan memperoleh marah dari guru, mereka tidak takut atau gentar. Mereka akan menerima segala konsekwensi dari apa yang telah mereka katakan.

Bapak Pendidikan Republik Indonesia Ki Hajar Dewantoro pernah mengatakan bahwa ada Tiga Pilar Pendidikan di Indonesia yaitu "Ing Ngarso Sun Tulodho","Ing Madyo Mangun Karso", dan "Tut Wuri Handayani". Makna dari "Ing Ngarso Sun Tulodho"  adalah guru sebagai orang yang berada di depan harus dapat diteladani tingkah laku atau wataknya. Maksud dari "Ing Madya Mangun Karsa" adalah bermakna guru berada di tengah siswa membangun prakarsa. Sedangkan makna dari "Tut Wuri Handayani" adalah guru berada dibelakang siswa dapat mendorong atau memotivasi para siswanya untuk memperoleh ilmu dan meraih prestasi yang setinggi-tingginya sehingga dapat merai h impian atau cita-cita mereka. Dengan demikian guru kadang bisa berada di paling ia dapat dicontoh, guru kadang berada  berada ditengah tengah siswa ia bersama siswa membangun prakarsa dan kadang guru berada di belakang,guru dapat memotivasi atau mendorong para siswa untuk meraih kompetensi atau prestasi yang gemilang.

Dengan demikian peran guru di sekolah adalah sangat penting karena sebagai guru harus bisa menjadi tauladan atau panutan, sebagai pemprakarsa dan sekaligus sebagai pendorong atau penggerak para siswa yang dididiknya. Salah satu sikap atau karakter yang perlu dibangun di sekolah adalah kejujuran. Sebagai seorang figur yang bisa menjadi contoh, guru seyogyanya selalu berkata jujur. Apabila guru berwatak jujur maka kemungkinan besar para siswa juga akan meniru guru tersebut. Membangun karakter para siswa akan kejujuran dimulai terlebih dahulu dengan kesadaran sikap kejujuran pada masing-masing diri,

Sebagaimana kita ketahui, setelah jam selesai pelajaran dibunyikan, para siswa berdo'a menurut agama dan kepercayaanya masing-masing. Kemudian mereka pulang. Sesampai di rumah, mereka berkumpul dengan keluarga mereka.

Setelah berada di rumah, para siswa tidak lagi dididik atau dibimbing oleh guru,tetapi mereka berada dibimbing atau dididik oleh ayah ibu dan saudara mereka yang lebih tua. Dengan demikian peran orang tua akan membangun karakter anak kandung mereka dalah sangat penting. Apabila di rumah orang tua dalam hal ini ayah ibu dan saudara yang lebih tua selalu berusaha bersikap atau berkarakter jujur, maka anak tersebut juga akan melakukan hal yang sama yaitu mereka akan bersikap jujur. Demikian pula sebaliknya apabila orang tua sering berbohong maka anak mereka juga akan sering berbohong.

Ada pepatah yang mengatakan buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya. Karakter anak atau watak anak tak akan jauh dari orang tuanya. Apabila orang tua selalu bersikap jujur maka anak juga akan berusaha bersikap jujur, Jika orang tua sering berkata bohong maka anak juga sering berkata bohong. Tidak ada orang tua yang anaknya ingin membpunyai karakter pembohong. Semua orang tua menginginkan anak kandungnya berwatak jujur.

Para siswa apabila berada di sekolah mereka akan mencontoh karakter atau watak para guru dan apabila berada di rumah mereka akan mencontoh karakter orang tua mereka. Dengan demikian peranan guru disekolah akan mewarnai karakter kejujuaran siswa, sedangkan kejujuran siswa dirumah akan diwarnai oleh orang tua mereka. Oleh karena itu supaya karakter kejujuran siswa terbangun dengan baik maka  sudah menjadi kesadaran  kejujuran guru dan orang tua siswa.

Contoh Soal dan Pembahasan Bahasa Inggris SMP/MTS untuk Materi Pengayaan Ujian Nasional

Ditulis dan Dipostingkan oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 Kayen yang budiman. Ujian Nasional untuk jenjang SMP dan MTS dan sederajat Insya Allah akan dilaksanakan 4 s.d.7 Mei 2015. Salah satu pesiapan para siswa kelas 9 untuk menghadapi Ujian Nasional tersebut adalah dengan mempelajari soal-soal sebelumnya yang telah diterbitkan oleh Depdikbud. Inilan contoh soal dan pembahasan pada Materi Pengayaan Ujian Nasional,yang penulis peroleh beberapa tahun lalu pada saat Lomba Media Pembelajaran tingkat Nasional di Bogor. Semoga bermanfaat.

Read the text carefully then answer the question!

Wade Robson
King of the Dance

Wade is a teenager, just like you. But superstars Britney Spears and the members of the ‘NSyinc band love him. These superstars do what Wade tells them to do. Why? Wade Robson is their teacher!

Wades started dancing at the age of two. As a child, he loved watching Michael Jackson’s thriller. He liked those cool dance steps, especially the moon walk. At age five, Wade was already a dance champion.

Wade is originally from Australia. Now he lives with his family in Los Angeles, California. The family was poor. But Hollywood noticed Wade’s awesome dance talent. Wade is now rich and calls Britney Spears and the members of ‘NSync his friends! When you see Britney Spears’ famous 2001 Pepsi commercial, think of Wade. Those are his moves!

          1. What is the text about?
A.      Wade Robson.
B.      Kings of the dance.
C.      Michael Jackson.
D.      Britney Spear.
Indikator:menentukangambaranumum
Indikatorsoal:
Disajikansebuahteks descriptive, siswadapatmenentukanjawabanpertanyaantentanggambaranumumisitekstersebutdengantepat.
Jawaban: A
Pembahasan:
Teksterdiriatas 3 paragraf. Paragraph 1 tentang Wade,  paragraph 2 dan 3 jugatentang Wade. Karenaketiga paragraph teksberisitentang Wade makakitakatakansecaraumumisitekstersebutadalahtentang Wade Robson.

           2.  Britney Spears and the members of the ‘NSyinc band’ want to do Wade’s order because ........
A.      Wade pays them well.
B.      Wade is their teacher.
C.      Britney spears loves  him.
D.      “NSync band belongs to Wade.
Indikator:Menentukaninformasirinci.
Indikatorsoal:
Disajikansebuahteks descriptive, siswadapatmenentukanjawaban yang tepatuntukmelengkapipernyataanrumpangdenganinformasirinci yang terdapat di dalamteks.
Jawaban: B
Pembahasan:
Soalmenanyakantentangalasanmengapa Spears dananggotaNSyincmaumengikutiperintah Wade.Alasanmerekamelakukanhaldemikiankarena Wade adalah gurumereka.Hal inidapatdiketahuidarihubunganantarakalimat: These superstars do what Wade tells them to do. Why? Wade Robson is their teacher di dalamteks!


          3.  “But Hollywood noticed Wade’s awesome dance talent.”
What does the word “awesome” in the sentence mean?
A.      Impressive.
B.      Dull.
C.      Horrific.
D.      Dreadful.

Indikator: menentukanmakna kata
Indikatorsoal:
Disajikansebuahteks descriptive, siswadapatmenentukanjawabanpertanyaantentangmakna kata berdasarkankontekskalimat yang diberikandengantepat.
Jawaban: A
Pembahasan:
Kata awesome memilikibeberapaarti.Arti kata awesome yang tepatdalamkalimat di atasadalahjawaban A. Arti yang lainnya salah.

Bila para pembaca berkenanm silakan download file yang lebih lengkap berikut ini.
PAKET 1 : Please Download Here
PAKET 2 :  Please Download Here
PAKET 3 : Please Download Here

Kamis, 05 Maret 2015

Contoh Soal Dan Pembahasan IPA Materi Pengayaan Ujian Nasional SMP/MTS

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Inilah contoh soal IPA dan Pembahasannya yang dikeluarkan oleh Depdiknas beberapa tahun lalu untuk Persiapan menghadapi Ujian Nasional. File ini  penulis peroleh beberapa tahun lalu saat mengikuti lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional. Semoga bermanfaat.

Indikator 1
Mengidentifikasi  jenis gerak lurus dalam peristiwa kehidupan sehari-hari
1. Perhatikan contoh gerakan berikut !
(1)   bola menggelindung di lantai
(2)   orang bersepeda di jalan menurun
(3)   bola jatuh dari ketinggian tertentu
(4)   orang bersepeda di jalan mendaki
gerakan yang memiliki kecepatan bertambah beraturan adalah ....
A.     (1) dan (2)
B.     (2) dan (3)
C.     (1) dan (3)
D.     (1) dan (4)
Penyelesaian (Kunci B)
Kecepatan gerak bertambah beraturan ditunjukkan gerak :
  1. Orang bersepeda di jalan menurun
  2. Bola jatuh dari ketinggian tertentu.
Untuk File Lebih Lengkap bila para berkenan Silakan Download:
       Paket 1 : Di sini
     Paket 2 : Di sini
     Paket 3 : Di sini

Contoh Soal dan Pembahasan Matematika Materi Pengayaan Ujian Nasional SMP/MTS

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Inilah contoh soal dan pembahasan Matematika untuk latihan menghadapi Ujian Nasional bagi kelas IX SMP atau MTS yang penulis ambil dari Materi Pengayaan Ujian Nasional yang diterbitkan oleh Depdiknas. File ini kami dapatkan dalam CD pada saat Lomba Media Tingkat Nasional beberapa tahun  lalu. Semoga materi ini bermanfaat.

1.* Indikator.
Menghitung hasil operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat.

* Indikator soal
Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat

* Soal
Dalam kompetisi Matematika, setiap jawaban benar diberi skor 3, jawaban  salah diberi skor -1, dan jika tidak menjawab diberi skor 0.
Dari 40 soal yang diujikan, Dedi menjawab 31 soal, yang 28 soal di antaranya dijawab benar. Skor yang diperoleh Dedi adalah ….
A.  81                       C. 87
B.   84                       D. 93

* Kunci jawaban:  A

* Pembahasan
-   28 soal benar, skornya adalah 28 × 3 = 84.
-   3 soal salah, skornya adalah 3 × (-1) = -3.
Skor yang diperoleh Dedi adalah 84 + (-3) = 81.
\
2. * Indikator.
       Menyederhanakan  bentuk  pecahan aljabar dengan memfaktorkan atau Pemfaktoran

     * Indikator Soal
        Memfaktorkan dari suku dua atau suku tiga bentuk aljabar

     * Soal
       Faktor dari 6x2 – x – 12  adalah ….
A. (3x-4)(2x+3)           C. (2x–3)(3x+4)
B. (3x-1)(2x+2)           D. (3x-1)(3x + 8)        

     * Kunci jawaban: C

     * Pembahasan
        6x2 – x – 12 = 6x2 + 8x – 9x – 12
                            = 2x (3x + 4) -3 (3x + 4)
                            = (2x – 3) (3x + 4)

3. * Indikator.
       Menyelesaikan masalah berkaitan dengan persamaan linier satu variabel

     * Indikator Soal
       Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel

     * Soal
Harga sebuah buku sama dengan harga 3 pinsil. Jika seorang anak membeli 2 buku dan 5 pinsil, harganya Rp 5.500,00 , maka harga 4 pinsil adalah …
A.     Rp1.200,00          C. Rp2.000,00
B.        Rp1.600,00          D. Rp2.400,00

     * Kunci jawaban: C

     * Pembahasan
Misalkan harga pensil = x,
maka harga buku = 3x
Persamaan : 2 buku + 5 pensil = 5.500
                                     2(3x) + 5x   = 5.500
                                                  11x = 5.500
                                                    x   = 500
        Jadi harga 4 pensil = 4 x 500 = Rp.2000,00 

Untuk file lebih lengkap :
PAKET 1 : Silakan Download Disini 
PAKET 2Silakan Download Disini 
PAKET 3Silakan Download Disini

Senin, 23 Februari 2015

Upacara Hari Senin Dengan Pembina Ka Humas Polsek Kayen

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Pada hari ini di SMP Negeri 1 Kayen diselenggarakan Upacara Rutin Hari Senin. Sebagai Pembina Upacara adalah Bp. Kapolsek Kayen yang karena bertugas di Sekolah lain, diwakili oleh Ka Humas Polsek Kayen Bp. WS Wasono. Dalam amanatnya beliau mengingatkan untuk para siswa tidak menggunakan sepeda motor karena kepolisian belum memberikan ijin mengemudi karena usia belum mencukupi.

Inilah beberapa gambar yang telah admin ambil dari kegiatan tersebut.






Sabtu, 21 Februari 2015

Pangeran Diponegoro

Dikutip dari berbagai sumber dan dipostingkan oleh Admin Web.
Pangeran Diponegoro lahir di Yogyakarta, 11 November 1785.  Pangeran Diponegoro terkenal karena memimpin Perang Diponegoro/Perang Jawa (1825-1830) melawan pemerintah Hindia-Belanda. Perang tersebut tercatat sebagai perang dengan korban paling besar dalam sejarah Indonesia. 

Pemerintah Republik Indonesia memberi pengakuan kepada Pangeran Diponegoro sebagai Pahlawan Nasional pada tanggal 6 November 1973 melalui Keppres No.87/TK/1973.

Penghargaan tertinggi juga diberikan oleh Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) , pada 21 Juni 2013 yang menetapkan Babad Diponegoro sebagai Warisan Ingatan Dunia (Memory of the World). Babad Diponegoro merupakan naskah klasik yang dibuat sendiri oleh Pangeran Diponegoro ketika diasingkan di Manado, Sulawesi Utara, pada 1832-1833. 

Sejarah Asal-usul Pangeran Diponegoro

Merupakan putra sulung Sultan Hamengkubuwono III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dengan nama Mustahar dari seorang selir bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Raden Mas Ontowiryo.

Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan Hamengkubuwono III, untuk mengangkatnya menjadi raja mataram dengan alasan ibunya bukanlah permaisuri. Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan merakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut putrinya, permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi Hamengkubuwana V yang baru berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danureja bersama Residen Belanda. Cara perwalian seperti itu tidak disetujui Diponegoro.

Riwayat Perjuangan Pangeran Diponegoro

Perang Diponegoro berawal saat pihak Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Beliau muak dengan kelakuan Belanda yang tidak mau menghargai adat istiadat masyarakat setempat dan juga mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.

Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat "perang sabil" yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong.Perjuangan Pangeran Diponegoro ini didukung oleh S.I.S.K.S. Pakubuwono VI dan Raden Tumenggung Prawirodigdaya Bupati Gagatan.

Pada puncak peperangan, Belanda mengerahkan lebih dari 23.000 orang serdadu; suatu hal yang belum pernah terjadi ketika itu dimana suatu wilayah yang tidak terlalu luas seperti Jawa Tengah dan sebagian Jawa timur dijaga oleh puluhan ribu serdadu. 

Pada tahun 1827, Belanda melakukan penyerangan terhadap Diponegoro dengan menggunakan sistem benteng sehingga Pasukan Diponegoro terjepit. Pada tahun 1829, Kyai Maja, pemimpin spiritual pemberontakan, ditangkap. Menyusul kemudian Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya Sentot Alibasya menyerah kepada Belanda. Akhirnya pada tanggal 28 Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Diponegoro di Magelang. Di sana, Pangeran Diponegoro menyatakan bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan. Maka, Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Manado, kemudian dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.

Perang melawan penjajah lalu dilanjutkan oleh para putera Pangeran Diponegoro. Pangeran Alip atau Ki Sodewo atau bagus Singlon, Diponingrat, diponegoro Anom, Pangeran Joned terus melakukan perlawanan walaupun harus berakhir tragis. Empat Putera Pangeran Diponegoro dibuang ke Ambon, sementara Pangeran Joned terbunuh dalam peperangan, begitu juga Ki Sodewo.

Bagus Singlon atau Ki Sodewo adalah Putera Pangeran Diponegoro dengan Raden Ayu Citrawati. Perjuangan Ki Sadewa untuk mendampingi ayahnya dilandasi rasa dendam pada kematian eyangnya (Ronggo) dan ibundanya ketika Raden Ronggo dipaksa menyerah karena memberontak kepada Belanda. Melalui tangan-tangan pangeran Mataram yang sudah dikendalikan oleh Patih Danurejo, maka Raden Ronggo dapat ditaklukkan. Ki Sodewo kecil dan Sentot bersama keluarga bupati Madiun lalu diserahkan ke Keraton sebagai barang bukti suksesnya penyerbuan.

Ki Sodewo yang masih bayi lalu diambil oleh Pangeran Diponegoro lalu dititipkan pada sahabatnya bernama Ki Tembi. Ki Tembi lalu membawanya pergi dan selalu berpindah-pindah tempat agar keberadaannya tidak tercium oleh Belanda. Belanda sendiri pada saat itu sangat membenci anak turun Raden Ronggo yang sejak dulu terkenal sebagai penentang Belanda. Atas kehendak Pangeran Diponegoro, bayi tersebut diberi nama Singlon yang artinya penyamaran.


Penangkapan dan pengasingan

Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan sayembara pun dipergunakan. Hadiah 50.000 Gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro

Pada tanggal 20 Februari 1830 Pangeran Diponegoro dan Kolonel Cleerens bertemu di Remo Kamal, Bagelen (sekarang masuk wilayah Purworejo). Cleerens mengusulkan agar Kanjeng Pangeran dan pengikutnya berdiam dulu di Menoreh sambil menunggu kedatangan Letnan Gubernur Jenderal Markus de Kock dari Batavia.

Tanggal 28 Maret 1830 Diponegoro menemui Jenderal de Kock di Magelang. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Permintaan itu ditolak Diponegoro Tetapi Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan teliti. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Ungaran, kemudian dibawa ke Gedung Karesidenan Semarang, dan langsung ke Batavia menggunakan kapal Pollux pada 5 April.

11 April 1830 sampai di Batavia dan ditawan di Stadhuis (sekarang gedung Museum Fatahillah). Sambil menunggu keputusan penyelesaian dari Gubernur Jenderal Van den Bosch.

30 April 1830 keputusan pun keluar. Pangeran Diponegoro, Raden Ayu Retnaningsih, Tumenggung Dipasana dan istri, serta para pengikut lainnya seperti Mertaleksana, Banteng Wereng, dan Nyai Sotaruna akan dibuang ke Manado.

3 Mei 1830 Diponegoro dan rombongan diberangkatkan dengan kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam.

1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar, Sulawesi Selatan.

8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di Makassar, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, sekitar empat kilometer sebelah utara pusat Kota Makassar.

Berakhirnya Perang Jawa yang merupakan akhir perlawanan bangsawan Jawa. Perang Jawa ini banyak memakan korban dipihak pemerintah Hindia sebanyak 8.000 serdadu berkebangsaan Eropa, 7.000 pribumi, dan 200.000 orang Jawa. 

Senin, 16 Februari 2015

Wage Rudolf Supratman

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web. Sumber penulisan dari Materi Pengayaan Untuk Ujian Nasional Kelas IX SMP oleh Depdiknas.

Bacalah teks berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 1 s.d 2!


Wage Rudolf Supratman lahir pada tanggal 9 Maret 1903 di Sumongari. Supratman sangat  pandai bermain sandiwara dan mahir bermain alat musik. Setiap waktu luang, ia manfaatkan untuk bermain musik terutama biola.
Keberaniannya mengutarakan pendapat membuat ia diangkat menjadi pembantu surat kabar Kaoum Moeda di Bandung. Meskipun gaji yang diperolehnya kecil, ia puas karena ia dapat dengan bebas mengutarakan pendapat serta pikiran dalam tulisan-tulisannya. W.R. Supratman  menulis dan menggubah lagu-lagu perjuangan untuk mengobarkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Ia dikenal sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pada saat ia diminta memperdengarkan lagu Indonesia Raya, dan  semua hadirin berdiri khidmat,  hal itulah yang tak terlupakan baginya. Ia bekerja tanpa pamrih. Dalam hidupnya, ia lebih suka memberi daripada menerima.
(Biografi Wage Rudolf Supratman, Soebagijo I.N.)

1. Indikator                : Mengidentifikasi  biografi tokoh
    Indikator Soal        : - menentukan hal yang dapat diteladani dari tokoh                                               
    Hal yang dapat diteladani dari tokoh tersebut adalah....
       A.   menjadi pembantu surat kabar
       B.   memperdengarkan lagu-lagu
       C.   suka memberi daripada menerima
       D.   mempunyai pengalaman tak terlupakan

  KUNCI JAWABAN  : C
  PEMBAHASAN                    :
    Kalimat yang dirujuk menggambarkan sikap dan sifat tokoh yang baik dan dapat dijadikan     teladan.

   2.   Indikator                 : Mengidentifikasi isi biografi tokoh
   Indikator Soal        : - menentukan keistimewaan tokoh

   Keistimewaan dari tokoh tersebut adalah 
       A.  Pembantu surat kabar Kaoum Moeda.
       B.   Pencipta lagu Indonesia Raya.
       C.   Pemain sandiwara sejak kecil.
       D.  Penulis berita di surat kabar.

KUNCI JAWABAN       : B
PEMBAHASAN             :


Kalimat yang dirujuk menggambarkan tidak semua orang dapat menciptakan lagu kebangsaan Indonesia yakni lagu Indonesia Raya.


Profil Lebih Lengkap dari Wage Rudolf Soepratman (Sumber: Merdeka.Com), Silakan baca artikel berikut:


Wage Rudolf Soepratman adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia Raya yang telah dikukuhkan sebagai pahlawan nasional Indonesia. WR Soepratman merupakan salah satu putra dari seorang sersan di Batalyon VIII bernama Senen. WR Soepratman lahir di Jatinegara, Jakarta pada tanggal 9 Maret 1903. Dia menamatkan sekolah dasarnya di Jakarta. Pada tahun 1914, WR Soepratman ikut kakak perempuannya yang bernama Roekijem pindah ke Makassar.
Di sana dia disekolahkan dan dibiayai oleh suami Roekijem yang bernama Willem van Eldik. Soepratman lalu belajar bahasa Belanda di sekolah malam selama tiga tahun, kemudian melanjutkannya ke Normaalschool di Makassar sampai selesai. Ketika berumur 20 tahun, lalu dijadikan guru di Sekolah Angka 2.


Setelah tidak lagi menjadi seorang guru, WR Soepratman kemudian bekerja di sebuah perusahaan dagang. Setelah beberapa waktu lamanya WR Soepratman memutuskan untuk pindah ke Bandung dan bekerja sebagai wartawan di harian Kaoem Moeda dan Kaoem Kita. Pekerjaan itu sendiri tetap dilakukannya meskipun akhirnya dia tinggal di Jakarta. Di Jakarta inilah, WR Soepratman mulai tertarik dengan organisasi pergerakan nasional yang akhirnya membuat dirinya banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan.


Rasa tidak senangnya terhadap penjajahan Belanda mulai tumbuh dan akhirnya dituangkan dalam buku Perawan Desa. Buku itu disita dan dilarang beredar oleh pemerintah Belanda. Rasa cintanya terhadap Indonesia semakin hari semakin besar sehingga membuatnya ingin menyumbangkan sesuatu bagi perjuangan bangsanya. Tetapi, ia tidak tahu bagaimana caranya, karena ia hanya seorang wartawan dan pemain musik hingga suatu hari, secara kebetulan WR Soepratman membaca artikel berjudul Manakah Komponis Indonesia yang Bisa Menciptakan Lagu Kebangsaan Indonesia yang Dapat Membangkitkan Semangat Rakyat dalam majalah Timboel terbitan Solo. Membaca artikel ini, hati Soepratman tergerak. Dan merasa tulisan itu seolah ditujukan kepada dirinya.

Tidak ada catatan yang pasti kapan Soepratman menulis lagu kebangsaan. Ada pendapat yang menyatakan ia menciptakannya tahun 1926. Pada Kongres Pemuda Pertama (1926), Soepratman yang hadir ingin menawarkan kepada ketua kongres agar ia diberi kesempatan memperdengarkan lagu itu di hadapan para peserta namun karena keberaniannya belum cukup WR Soepratman akhirnya membatalkan niatnya. Baru pada Kongres Pemuda Kedua, tanggal 28 Oktober 1928, pada malam penutupan, WR Soepratman dengan gesekan biolanya mengiringi sebarisan paduan suara membawakan lagu Indonesia Raya.
Dua bulan setelah lagu ini diperkenalkan, ode tersebut menjadi sangat populer. Lagu ini kemudian banyak dinyanyikan dalam acara-acara penting. WR Soepratman kemudian memiliki ide untuk mengabadikan lagu perjuangan itu ke dalam piringan hitam. Untuk merealisasikan idenya, WR Soepratman lantas menghubungi Yo Kim Tjan yang akhirnya membantunya merekam, memperbanyak dan menjual piringan hitam berisi lagu Indonesia Raya untuk pertama kalinya. Dalam piringan tersebut, WR Soepratman memainkan biola sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan dua irama, mars dan keroncong.

Maraknya peredaran lagu Indonesia Raya ini, membuat WR Soepratman sering diinterogasi PID (intel Belanda) yang sempat berujung pada pelarangan peredaran lagu tersebut. Protes atas pelarangan lagu itu pun berdatangan dari berbagai pihak yang menyebabkan Volkraad turun tangan dimana akhirnya kata ”merdeka-merdeka” hanya boleh digunakan ketika lagu dinyanyikan di ruang tertutup. Hingga akhir hayatnya, WR Soepratman masih menjadi incaran polisi hindia Belanda karena telah menciptakan lagu Indonesia Raya sampai akhirnya dia jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir Matahari Terbit pada awal Agustus 1938, WR Soepratman ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM Jalan Embong Malang, Surabaya. WR Soepratman kemudian ditahan di penjara Kalisosok, Surabaya. WR Soepratman meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit. W.R. Soepratman hingga meninggal belum pernah menikah dan mengangkat seorang anak pun.

Untuk menyaksikan karya besar WR Soepratman lagu Indonesia Raya yang sekarang menjadi Lagu Kebangsaan republik Indonesia, silakn klik layanan Video dari You Tube berikut:

Minggu, 15 Februari 2015

Pengunjung Website SMP Negeri 1 Kayen

Dikirim dan Dipostingkan oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 Kayen yang budiman. Sekedar info, menurut sumber https://www.blogger.com. ternyata Website SMP Negeri 1 Kayen tidak hanya   dikunjungi oleh para pengguna internet dari dalam negeri Indonesia, tetapi Website ini telah dibaca dan digemari juga oleh sebagian pengguna internet di seluruh dunia. Sejak Website ini berdiri hingga posting ini direlease, jumlah pengunjung adalah 514.000 orang atau lebih dari setengah juta

Dan menurut sumber tersebut para pengnjung tersebut  berasal dari negara:
     1. Indonesia              467.000
     2. Amerika Serikat       9.270
     3. India                           4.830
     4. Rusia                         1.733
     5. Belanda                    1.030
     6. Singapura                   971
     7. Malaysia                      688
     8. Jerman                        617
     9. Kanada                        611
     10. China                         588
jumlah sisanya tersebar dari negara-nagara lain di dunia. menurut sumber tersebut setiap harinya jumlah pengunjung terus bertambah dan tidak kurang dari 500 orang yang mengunjungi Website ini. 

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah para pengunjung bisa memahami isi dari artikel atau  posting yang sebagian besar ditulis dalam Bahasa Indonesia? Kenajuan teknologi demikian pesat. Demikian juga pada website ini sudah tersedia layanan yang telah disediakan oleh Google untuk diterjemahkan dalam berbagai Bahasa di dunia. Para pengunjung dari yang Berbahasa Inggris dapat menterjemahkah postingan Bahasa Indonesia ini ke dalam Bahasa Inggris dengan mengeklik dua kotak sebelah kanan atas. Klik ....ada kata ...Translate...Pilih Bahasa yang dikehendaki. Oleh karena itu maka para pengunjung dengan bahasa yang berbeda dapat memahami isi yang tertulis dalam Bahasa Indonesia dengan terlebih dahulu menterjemahkan website ini ke dalam bahasa mereka. 

Demikian, semoga tiap posting dari web ini bermanfaat, terutama bagi SMP Negeri 1 Kayen dan dunia pendidikan di negari kita Indonesia serta bermanfaat bagi para pengunjung dari belahan dunia manapun. 

Pada kesempatan ini, Admin Web sangat berterima kasih kepada para pengunjung semua terutama kepada lebih dari 100 pengunjung yang telah meninggalkan 125 komentar di website ini.

Kamis, 05 Februari 2015

Having a Trip To East Java

Written by Novemsia Adila  Grade IX A and posted by Admin Web


Permainan Air di Jatim Park 2
Last year, I followend recreation to East Java. I set out from home to school at 19.00. I was on bus that is bus number 2 class 8b and 8c. My trip to enjoy with a joyful heart, enjoy the silence in night on the bus. Tired eyes made me sound slept.
First, I visited the grave “Sunan Bonang”. I arrived there at 01.00. I had to walk quite a distance to ia and my friends made a pilglimage. After I finished pligrimage to the bus to continue the journey, then I arrived restourant there I took a shower, played together and ate breakfast with friends. After that, I went on a trip, on a bus played and song along with my friends. Do not feel I got a rock un fortunate.
Second, I visited “Apple Garden”. In Batu Malang the scenery there is very beautiful, the wind wass very cool rock unfortunate, because on top of the mountain. There were also many villas-villas whom no resident There I could settle to pick and eat apples. There were very sweet apple flavor, where I could also buy the photos and bought apples. I bought 1 kg apples at a price of Rp. 20.000. Once satisfied I continued on and reached the center by the “Brawijaya”. There I could buy by the price is quite affordable I bought by there. There,  I had lunch.


Pintu Gerbang  Jatim Park 2
Third, I visited the “Jatim Park 2”, where I saw the animals and pothos also play. There were not too many rides. I played because it was raining very heavy, when finished played, I bought souvenir. Once satisfied I returned to the bus and continued.
      
Makam Presiden Republik Indonesia
Ir Soekarno di Blitar Jawa Timur
 Fourth, I visited the “Grave Ir. Soekarno” in Blitar. There are not very satisfied because of Power outages al though dark. I and friends remain a pilgrimage there. There I could have dinner together. I was satisfied, I went home. Tired bodies made me have to rest and slept. I was very happy. I bought a lot by such ar T-Shirts, Sandals, hats and more. I was very happy to have recreation with my friends. It was one of my unforgettable experience
Uji Coba : Mencoba Disini
Uji Coba Kedua : nyoba ke 2