Rabu, 23 Juli 2014

Renungan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 untuk Indonesia.

Ditulis dan dipostingkan  oleh Admin Web.
Para pembaca Web SMPN 1 Kayen yang budiman. Ijinkan kami memberikan renungan pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014.

PilPres 2014 untuk Indonesia telah diselenggarakan dengan diikuti oleh pasangan  Bp Prabowo Hatta sebagai No Urut 1 dan Bp. Jokowi JK sebagai No Urut 2. Pemilu dilaksanakan 9 Juli 2014 dengan keunggulan Pasangan  No. 2 Bp Jokowi JK dengan  jumlah sekitar 53% jumlah suara masuk. Sedangkan sekitar 47 % suara masuk untuk pasangan No Urut 1 Bp Prabowo Hatta. Menurut pengumuman  rekapitulasi perolehan suara  oleh Ketua KPU tadi malam.

Bangsa kita adalah bangsa yang besar. Besar dalam jumlah penduduk, sumber daya alam, kekayaan budaya,adat istiadat dan bebagai suku bangsa. Pengolahan sumber daya alam dibutuhkan para pimpinan negeri ini yang dapat Ing Ngarso Sun Tulodho, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani (Menurut Bapak Pendidikan Kita Ki Hajar Dewantoro). Seorang pemimpin berada di depan bisa sebagai teladan atau panutan. Seorang pemimpin berada di tengah ia bisa membangun prakarsa. Seorang pemimpin berada di belakang dapat mendorong dan memotivasi yang dipimpinnya.

Milyaran rupiah uang negara untuk pesta demokrasi ini. Memang demokrasi itu mahal. Dengan pesta demokrasi akan terwujud pimpinan-pimpinan negeri ini yang dikehendaki oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Untuk yang memperoleh keunggulan, seyogyanya tidak perlu telalu senang karena beban yang begitu berat untuk melaksanakan amanat Rakyat Indonesia.Untuk para pendukung dari kedua pasangan calon, sebaiknya tidak perlu saling mancari kambing hitam dan tak perlu lagi mencari yang salah. Kita kembali bersatu saling bahu membahu belajar bersama,  bekerja bersama, untuk kesejahteraan bersama, untuk kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik.

Ada pepatah yang mengatakan Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh. Kita tidak ingin perpecahan ada di negeri ini. Pendapat boleh beda, pemikiran boleh beda, agama boleh beda, suku boleh beda,  bahasa boleh beda, kepercayaan boleh beda, warna boleh beda, partai boleh beda, pendukung boleh beda....Tapi kita tetap satu  yaitu Masyarakat Indonesia, Penduduk Indonesia,Tanah Air Indonesia  Bangsa Indonesia dan semua dalam naungan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan satu Bendera Kebangsaan yaitu Merah Putih.

Semoga dengan adanya pimpinan negeri yang baru, akan terwujud kehidupan yang lebih baik. Amiin.

0 komentar :

Poskan Komentar