Gambar

SISWA PERINGKAT SEPULUH BESAR UN SMPN 1 KAYEN 2015

Gambar

BERGAMBAR BERSAMA DI HARI GURU NASIONAL 2014

Gambar

GAMBAR BERSAMA SETELAH PELEPASAN KELAS IX TAHUN 2013

Gambar

SMPN 1 KAYEN BERWISATA KE PANTAI KUTA PULAU BALI.

Gambar

JUARA 3, LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA, KAB. PATI 2013

Gambar

JUARA UMUM PENCAK SILAT BUPATI CUP 2014 KABUPATEN PATI

Gambar

SERAH TERIMA PENGURUS OSIS LAMA KE PENGURUS OSIS BARU

Kamis, 26 November 2015

Upacara Peringatan Hari Guru di SMP Negeri 1 Kayen

Hari Rabu, tanggal 25 November 2015 di SMP Negeri 1 Kayen diselenggarakan peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke 70, dengan petugas upacara adalah Bapak Ibu Guru Karyawan SMP Negeri 1 Kayen. Inilah beberapa gambar dari kegiatan tersebut. Ditulis dan dilaporkan oleh Admin Web.

















SMP Negeri 1 Kayen Juara Umum Bupati Cup 2015 pada Lomba Pencak Silat

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web
SMP Negeri 1 Kayen telah berhasil mempertahankan Piala Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Pati tahun 2015. Inilah pesilat SMP Negeri 1 Kayen yang telah menyumbangkan medali pada kejuaraan tersebut.
    1. Putri Nur Kelas D medali Emas
    2. Galuh Parwati Kelas A medali Emas
    3. Eka Rahayu Kelas B medali Emas
    4. M Irawan Kelas G medali Emas
    5. Tegar riky A Kelas C medali Perak
    6. Egal Suwito Kelas F medali Perunggu.

Sedangkan, cabang Olah Raga lainnya adalah sbb:
    - Elizabeth Niken, Kelas 9 B, Juara 2 Tolak Peluru
    - Rizky Cahya, Kelas 8 F, Lempar Cakram

Untuk cabang Sepak Takrau memperoleh Peringkat 3 Kabupaten, oleh para siswa:
    - Moh Ryan, Kelas 8
    - Moh Choirul, Kelas 8
    - Wawan Kurniawan, Kelas 7
    - Aldi, Kelas 7

SELAMAT DAN SUKSES........

Rabu, 28 Oktober 2015

Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Sumpah Pemuda adalah sebuah momen yang demikian penting bagi perjuangan Rakyat Indonesia. Perjuangan untuk mengusir kaum penjajah selama berabad - abad bisa dipatahkan oleh kaum penjajah. Hal ini disebabkan karena perjuangan masih bersifat kedaerahan dan kurangnya persatuan. Menyadari kegagalan karena kurangnya persatuan, maka para pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, mengadakan Sumpah Pemuda.

Isi dari Sumpah Pemuda:
1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertanah air satu Tanah Air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia.

Dengan adanya Sumpah Pemuda, perjuangan tidak lagi bersifat kedaerahan tetapi lebih ke rasa nasional. Tanggal 17 Agustus 1945, Bangsa Indonesia memproklamasikan diri menjadi negara yang merdeka.

Jumat, 16 Oktober 2015

Menulis dan Bercerita Dalam Bahasa Inggris

Ditulis dan dipostingkan Admin Web  
Para pembaca yang berbahagia, khususya yang para siswa yang duduk di kelas 8 dan kelas 9 SMP Negeri 1 Kayen. Menulis cerita dan bercerita dengan menggunakan Bahasa Inggris merupakan satu Kompetensi atau Kemampuan yang harus dikuasai oleh para siswa. Bercerita dalam Bahasa Inggris disebut dengan istilah NARRATIVE. Menurut Derewianka "Narrative is story or story telling" dalam Bahasa Indonesia Narrative adalah cerita atau bercerita.


Istilah cerita tersebut dapat disamakan dengan dongeng. Cerita atau dongeng adalah teks imajinatif yang ditulis oleh pengarang. Kadang-kadang  dongeng merupakan cerita dari mulut ke mulut sehingga tidak diketahui pengarangnya. Karena merupakan karangan imajinatif,  karangan itu tidak nyata atau lebih kearah daya khayal pengarang.

The goal  of narrative is to entertain or amuse the readers. Tujuan ditulisnya suatu cerita adalah untuk menghibur para pembaca. Jika cerita itu ada di radio tujuannya adalah untuk menghibur pendengar. dan Apabila cerita atau dongeng itu disiarkan di televisi atau di Video tujuannya adalah untuk menghibur pemirsa.


The Gerneric Structure of Narrative  adalah :

1. Orientation : the beginning of the story that tells us about who, where and when.
2. Complication : the problems arise.
3. Resolution : the problem solving.

The Moral Value adalah pelajaran atau hikmah yang bisa dipetik dari sebuah cerita.

The moral value of the story Two Goats is we should cooperate to the others to achieve our goal.  Kita seharusnya bekerja sama dengan teman atau orang lain untuk mencapai tujuan kita,
The Moral Value of the story  The Legend of Prambanan Temple is that Don't force our love to the others. Jangan memaksa orang lain untuk mencinta diri kita.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Narrative silakan klik File PDF yang telah Admin upload di situs Jateng Pintar. Silakan : Klik Disini


Kinds of Narrative (Macam-macam Narrative)
     1. Fable : Story about animal
     2. Legend : Story about how a ceratain place happened
     3. Fairy Tale : Story about the ghost.

Ada bermacam- macam Narrative misalnya.Fabel yaitu cerita tentang binatang.
Untuk melihat Video tentang cerita Two Goats yang telah penulis siapkan silakan 
Klik Disini

Legend atau legenda yaitu cerita tentang terjadinya suatu tempat atau daerah tertentu. Silakan lihat Video tentang The Legend of Prambanan temple yang penulis upload di You Tube : Silakan Klik Disini


Fairy Tales yaitu cerita tentang makhluk halus. Untuk mengetahui bagaimana sebuah cerita tentang makhluk halus ini silakan lihat Video yang penulis upload di You Tube berikut : Silakan Klik Disini

Kamis, 15 Oktober 2015

SMP Negeri 1 Kayen Juara 1 Kabupaten Pada Lomba Bercerita Kepahlawanan

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.


Dewi Oktaviyani Kelas 8 G, SMP Negeri 1 Kayen dengan bimbingan Bapak Sulistyo Budi Santoso telah berhasil meraih Juara 1 Tingkat Kabupaten Pati pada lomba Bercerita Kepahlawanan (LOMBA NASIONALISME DAN KARAKTER  BANGSA) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pati pada hari Selasa,13 Oktober 2015, bertempat di SMP Negeri 3 Pati. 


Dewi Oktaviyani dengan judul cerita JENDRAL SUDIRMAN harus menyisihkan 42 peserta lomba wakil dari SMP sederajat se Kabupaten Pati. Selamat untuk SMP Negeri 1 Kayen.

Jumat, 09 Oktober 2015

Layakkah Apabila Logo Sekolah Diletakkan Pada Kaos Kaki Siswa?

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 kayen yang budiman. Pada akhir-akhir ini, ada tren baru dimana sebuah logo sekolah ditempelkan atau disablonkan pada  kaos kaki siswa. Logo adalah sebuah tanda atau identitas dari suatu instansi tertentu yang menggambarkan sesuatu yang menjadikan ciri khas dan sesuatu yang ingin dicapai dan beberapa cara atau usaha pelaksanaan untuk mencapai tujuan dari instansi tersebut. Logo Sekolah adalah tanda, gambar atau lambang yang disertai dengan beberapa kata yang menggambarkan suatu sekolah, cita-cita yang ingin diraih oleh sekolah dan bagaimana usaha pelaksanaan meraih tujuan atau cita cita tersebut.

Para pembaca yang budiman. Menurut pendapat Admin Web, sebuah logo dapat diibaratkan sebuah bendera. Perasaan apa yang muncul bila sebuah bendera negara diinjak-injak atau ditaruh dikaki oleh seseorang? Tentu warga negara yang benderanya diberlakukan demikian.  akan tersinggung, sakit hati dan marah. Karena orang yang meletakkan bendera di kaki. bisa dipastikan, dia  tidak dapat menghargai atau menghormati keberadaan negara tersebut. 

Karena sebuah Logo Sekolah merupakan ciri khas, simbol, identitas dan lambang dari sekolah tertentu, sudah pas bila logo diletakkan atau ditempelkan pada baju lengan kanan siswa. Jika hal ini dilakukan logo sekolah berada di tempat yang baik, tempat yang layak atau terhormat.

Ada beberapa sekolah yang mengambil kebijakan dengan menaruh logo sekolah selain di baju lengan siswa, logo sekolah juga ditaruh di kaos kaki siswa dengan cara disablon atau dibordir. Bila melihat hal ini terjadi Admin merasakan suatu yang kurang pas.

Coba kita bayangkan. Sebuah logo sekolah berada di sekitar kaki, Secara tidak disadari setiap hari bila kaos kaki seragam yang ada logonya dipakai siswa berarti identitas tersebut terinjak injak. Ini berarti, Logo Sekolah berada di tempat yang tidak layak. Dan yang lebih parah lagi adalah apabila kaos kaki selama 5 hari tidak dicuci warna putih kaos kaki akan berubah menjadi warna hitam karena kotoran yang melekat. Logo yang ada dikaos kaki tadi tidak jelas warnanya. dan tentu kaos kaki berbau tidak enak.

Memang tidak ada aturan yang mengikat, sebuah Logo Sekolah mau ditaruh disebelah mana. Menurut pendapat Admin, penempatan logo sekolah bisa ditempatkan di baju lengan siswa atau di bagian luar saku baju. Demikian, semoga posting ini menjadikan pertimbangan bagi pengambil kebijakan di satuan pendidikan atau sekolah. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Sharing Dengan Orang Tua Siswa dan Wali Murid

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web. Foto oleh Bu Silvia Maria Ulva. Pendidikan merupakan tanggung jawab Pemerintah, Sekolah dan Masyarakat (Orang Tua Siswa). Sudah selayaknya, pada saat tertentu, sekolah mengadakan Rapat untuk syaring atau berbagi permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh suatu sekolah untuk mencari jalan pemecahan dari beberapa permasalahan yang dihadapi oleh sekolah.

Inilah beberapa foto dokumentasi dari Rapat Pleno Komite SMP Negeri 1 Kayen yang diselenggarakan pada bulan September 2015.







Kamis, 01 Oktober 2015

SMP Negeri 1 Kayen Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Hari ini, Kamis, 1 Oktober 2015, SMP Negeri 1 Kayen melaksanakan Upacara Bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Widya Sadmana.

Setelah kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, ada usaha usaha untuk mengganti Dasar Negara RI yaitu Pancasila dengan Dasar Ideologi yang lainnya.Usaha untuk mengganti Pancasila dilakukan oleh Kelompok tertentu atau Partai tertentu, sehingga terjadi pembunuhan para jendral atau tentara dan sebagian masyarakat pada tanggal 30 September 1965. Para jendral dan tentara itu sekarang  dikenal dengan Pahlawan Revolusi. Tetapi pemberontakan yang terjadi pada tanggal 30 September 1965, telah dapat diatasi oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia) dengan bantuan sebagian besar Rakyat Indonesia yang masih menghendaki Pancasila sebagai Dasar Negara.

Sudah selayaknya, bagi kita untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Sebagai Dasar Negara, Pancasila dapat mempersatukan berbagai suku bangsa, perbedaan agama dan kepercayaan, perbedaan bahasa, adat istiadat  serta perbedaan lainnya yang ada di Indonesia. Walau ada berbagai perbedaan tetapi kita tetap satu bahasa, satu bangsa, satu tanah air dan satu negara yaitu Bahasa Indonesia, Bangsa Indonesia, Tanah Air Indonesia dan Negara Republik Indonesia dengan Dasar Pancasila dan UUD 1945 dan Merah Putih sebagai bendera negara.

Inilah beberapa foto dokumentasi dari kegiatan tersebut.





Jumat, 25 September 2015

Peringatan Hari Idul Adha di SMP Negeri 1 Kayen Tahun 2015

Peringatan Idul Adha di SMP Negeri 1 Kayen dilaksanakan Hari Kamis, 25 September 2015. Peringatan dilaksanakan dengan Pelaksanaan sholat Id di Sekolah dan Penyembelihan Hewan Kurban. Sebagai Khotib Bapak Choirun Nazuli dan Imam Bapak Jasri. Setelah hewan disembelih dagingnya dibagikan kepada fakir miskin yang berada di lingkungan sekolah. Foto oleh Mas Aries dan dipostingkan oleh Admin Web






Selasa, 01 September 2015

SMP Negeri 1 Kayen Ada di Peringkat 4 Prop Jawa Tengah Pada Lomba Website Tahun 2015

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Meskipun telah berusaha sekuat kemampuan, kami sebagai Admin Web SMP Negeri 1 Kayen harus menerima Peringkat 4 Propinsi Jawa Tengah jenjang (Dikdas) pada lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Website Sekolah yang diselenggarakan oleh BPTIKP Disdik Prop Jateng pada hari Jum'at dan Sabtu tanggal 28 dan 29 Agustus 2015 di Wisma BPTIKP Jl Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.

Man proposes but God disposes. Manusia merencanakan tetapi Allah SWT yang menentukan. Meskipun Website sudah kami desain sedemikian rupa, tetapi kekurangan masih tetap ada. Walau demikian rasa bersyukur kepada Allah SWT karena bisa menaikkan peringkat dari Peringkat 5 tahun lalu bisa menjadi Peringkat 4 Propinsi pada lomba tahun ini.

Rabu, 19 Agustus 2015

PUPNS 2015 (Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil) secara Elektronik

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web. PUPNS Tahun 2015 akan segera dilaksanakan. Sebelum mengisi secara online Pendataan Ulang PNS, sebaiknya data-data perlu dipersiapkan. 

Data-data yang perlu dipersiapkan adalah sbb:
1. SK CPNS
2. SK PNS
3. SK Pertama dan SK Terakhir
4. SK KGB Gaji Berkala Terakhir)
5. SK Mutasi (Bila Pernah)
6. Surat Ijin Belajar (Bagi yang pernah mengajukan)
7. Surat Ijin Penggunaan Gelar ( bagi yang punya)
8. Setifikat Diklat bagi yang punya
9. Karpeg dan KPE
10. Ijazah SD sampai dengan Ijazah Terakhir
11. Surat Nikah
12. Akta Anak
13. Nama dan Tempat tanggal lahir orang tua (Bila sudah meninggal tanggal bulan tahun meninggal)

Sudah siap data data dan email :

Silakan Klik : https://epupns.bkn.go.id/menu
Kemudian akan Muncul tampilan Regristasi seperti gambar dibawah ini.


Klik Daftar dan isi semua data yang diminta dengan sebenar benarnya. Supaya aktif harus diaktifkan atau diverivikasi oleh Admin Instansi yang bersangkutan. Nomor Regristasi dan Pass Word harus dicatat, sehingga mudah digunakan lagi untuk membuka dan menutup aplikasi tersebut. Maka muncul seperti ini. Setelah muncul Klik Daftar.



Setelah muncul, isi NIP yang baru kemudian klik Cari. Isikan E Mail yang masih aktif. klik Lanjut. Ingat bahwa E Mail yang digunakan adalah E mail yang masih aktif. Bisa G Mail atau Yahoo mail. Sekali lagi Admin ingatkan bahwa e mail dan pass word (kata sandi) yang dipakai harus dicatat supaya tidak mengalami kesulitan untuk login.


Para pembaca yang budiman, karena server ini dipakai oleh ribuan bahkan bisa mencapai jutaan, kadang loading lambat. Apabila ingin para pembaca mencetak Tanda Bukti Pendaftaran PUPNS 2015....bagian bawah ada kata Lupa Password...Silakan Klik kata tersebut. Ada kata Cetak silakan klik. Walau laptop atau notebook tidak terhubung dengan printer, jangan kawatir karena bisa disimpan dulu alias didownload. File dalam bentuk pdf. Bila belum berhasil, tidak usah khawatir. Mintalah petunjuk pada Bagian Kepegawaian di masing masing instansi tempat bekerja dan mohon bantuan teman yang sudah berhasil untuk memandu.

Para pembaca yang budiman, setelah berhasil mencetak nomor register silakan dilanjut untuk melengkapi data masing-masing. Bila para pembaca belum berhasil login, jangan khawatir. Mungkin server pusat baru dalam pemeliharaan atau perbaikan  Dicoba lain kali.

Demikian. semoga posting ini dapat sedikit membantu. Silakan mencoba. semoga berhasil.

Selasa, 18 Agustus 2015

Senin, 17 Agustus 2015

SMP Negeri 1 Kayen Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 di Lapangan Kayen

Sebagian foto oleh Bp. Ary Heryoso dan dipostingkan oleh Admin Web.
dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 70, SMP Negeri 1 Kayen mengikuti Upacara Bendera di Lapangan Kayen. Pada Upacara tersebut sebagai pembina Upacara adalah Bp. Camat Kayen. Sedangkan SMP Negeri 1 Kayen memperoleh bagian tugas regu Paduan Suara dan peserta Upacara.
Bergambar bersama setelah tiba di Lapangan Kayen
Group Marching Band bergambar dengan 
Bp. Kepala Sekolah dan para pelatih
Gladi bersih sebelum berangkat ke Lapangan Kayen
Para siswa SMP Negeri 1 Kayen berbaris dengan tertib
Admin ambil gambar ketika beliau 
sedang mendengarkan amanat 
Bergambar Bersama
Walau sedikit panas nggak apa-apa....Yang penting happy
Bergambar ah...mumpung Upacara belum dimulai
Sambil Menunggu Upacara berlangsung
Para Siswa Duduk di Lapangan Sambil  Bergurau
Link posting terkait:

Going To Bali

Written by Greta Elma Anggita and posted by Admin Web
Friday, March 11th 2011, I and my friends went to Bali Island. Before went to there, I prepared everything what is to brought. Like tools for took a bath such as soap, shampoo, tooth brush. Some food, clothes, etc.

      I got up at 04.00 a.m. A few minutes later, I prayed Shubuh. Then I took a bath. At 06.00 a.m, I checked my things that would bring to Bali. After that, I had breakfast and ready to went to school. After all of members had gathered, the teacher presented. Then we enter to bus.
In the bus we met with the tour leader. Name Ari. He is a friendly person. He always give us solution of our problems. A few minutes later, we leaved. On the way I told with some friends. I sat with Galuh and Nining. After at Juana district, suddenly Nining had drunk. And that was very disturb. Then I and Galuh moved from our sat first.
At 11.30 a.m, we arrived in Lasem. We stoped in Lasem’s mosque for prayed. In there, I prayed Dhuhur and Ashar. After that, we continued trip. I and my friends enjoy listened music. We sang together. After that we stoped in Wahyu Utama restaurant in Tuban. Then we continued trip. In Porong, Sidoarjo, we were trapped in the traffict jam. Finally, dinner did in Depot restaurant in Surabaya. And we prayed Maghrib and Isya’. After that all finish, we continued trip.
At 02.00 p.m, we arrived in Ketapang harbour. We wait nearly an hour in there. We wait with played. At the ship was ready, we enter and crossed the sea. The trip, approximately an hour. In the ship, I was tired and sleepy. Finally, I aslept in there. A few minutes later, Indri also slept with me. We were got up at nearly arrived in Gilimanuk harbour in Bali. I climb part ship on. In there was colder. And finally we arrived in gilimanuk harbor.
After that, we found mosque nearest. And we prayed Shubuh together. Then, we continued trip. We aim to restaurant for had breakfast and took a bath. We arrived in there at 09.00 a.m. we did everything always together. After that, we went to Tanah Lot as the first object. I took any picture with my friends. I also took picture with foreign people. I was happy. But, we couldn’t long time in there because water on the sea would rise. And we continued to next object.
Before that, we met with the guide from Bali, name Wayan Mustika. We usually call Beli Yan. He told everything about Bali Island. Then we continued trip. On the way, I saw scenery in Bali. We aim to Tanjung Benoa. In there we had lunch. Then I and some my friends went to Turtle Island. We used boat to went there. In the middle sea, the boat stoped. And we saw scenery in under water. There some fish, and I gave it some food. Then we continued in Turtle Island.

In Turtle Island had any animals. Such as turtle, snake, bird, iguana, etc. in there I took some picture with some animals. I took picture with turtle and snake (phyton). I was happy. Because rain started for the sky, we had to back. The wind blous very tight. The water implied us. And finally we arrived safely. Altough like that, I was happy.
After that, we continued trip. we aim to GWK (Garuda Wisnu Kencana). Before that, we went to Puja Mandala for prayed Dhuhur and Ashar. Puja Mandala is religious service place from five religions, that was mosque, church, balinese temple and buddhist monastery. Then we continued trip to GWK. After arrived in GWK, I, my friends and my teachers took a picture together under Wisnu statue. Then, we went to theater’s room. We saw Barong dance, at that moment there is showing Kecak Api Dance. In that, also had Ramayana story. The Anoman’s action made me fallen in love. I was very happy. In the end event, I took picture with Anoman. Then we came back to bus and went to hotel. In there, I one bedroom with Icha, Galuh and Hillary. I directly went to bathroom for took a bath. After that, I had dinner and took a rest.
At thirth day, I got up at 05.30 a.m. I prayed shubuh and took a bath. After that, I had breakfast with my friends. Then we entered to bus for touring. The first object for that day is Putra Barong. In there, we could saw Barong dance. This Barong dance was funny. After saw Barong dance, we directly went to Cening Bagus. Cening Bagus was one of the souvenir center in Bali. I bought some souvenir in there. After that, we had lunch. We continued trip to KRISNA.
Krisna also one of the souvenir center in Bali. Krisna be a faundation like Joger. In there I also bought some souvenir. After that, we directly went to Kuta beach. At arrived in Kuta beach, I played water and sand. The plan, we could saw sanset. But because clowdy closed, we couldn’t saw sanset. And finally we came back went to hotel. In hotel, the office of Naura Tours hold event, that was intimacy evening. We sang together. We celebrate until 00.00 p.m. After that I went to bedroom for took a rest.
At fourth day, I started day at 06.00 a.m. I did usually I did everyday. I prayed and took a bath. Then I had breakfast. After that, we continued trip. we directly went to JOGER. I and Avil bought many souvenir in there. After tired, I and Avil back in bus wait friends. Then we went to Bedugul for had lunch. In Bedugul’s lake, the wind was cold. The scenery was beautiful. In there, we separated with Beli Yan. After that, we directly went to Gilimanuk harbour for went back to home. On the way, I saw scenery that very beautiful. The street also very nice.
In the afternoon, we had arrived in harbour and ready to crossed the sea. And we continued trip for went home. In the evening, we had arrived in Jawa Island. We stoped in restaurant for had dinner and prayed. After that, we continued trip. at 00.00 a.m, we got up from slept and gave a surprize for Mom Siti Sa’adah because she was birthday. Then we continued slept. At 07.00 a.m, we had arrived in Kayen, Pati safely. And I went home. Finally, I was very happy and also tired.

Sumber : Blog Greta

Minggu, 16 Agustus 2015

Sejarah Bendera Merah Putih Di Indonesia

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
 Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa Bendera Merah Putih dikibarkan pada tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari Singosari (1222-1292). Sejarah itu disebut dalam tulisan bahwa
Jawa kuno yang memakai tahun 1216 Caka (1254 Masehi), menceritakan tentang perang antara Jayakatwang melawan R. Wijaya.

Mpu Prapanca di dalam buku karangannya Negara Kertagama mencerirakan tentang digunakannya warna Merah Putih dalam upacara hari kebesaran raja pada waktu pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit tahun 1350-1389 M. Menurut Prapanca, gambar-gambar yang dilukiskan pada kereta-kereta raja-raja yang menghadiri hari kebesaran itu bermacam-macam antara lain kereta raja puteri Lasem dihiasi dengan gambar buah meja yang berwarna merah. Atas dasar uraian itu, bahwa dalam kerajaan Majapahit warna merah dan putih merupakan warna yang dimuliakan.

Dalam suatu kitab tembo alam Minangkabau yang disalin pada tahun 1840 dari kitab yang lebih tua terdapat ambar bendera alam Minangkabau, berwarna Merah Putih Hitam. Bendera ini merupakan pusaka peninggalan jaman kerajaan Melayu Minangkabau dalam abad ke 14, ketika Maharaja Adityawarman memerintah (1340-1347). Warna Merah = warna hulubalang (yang menjalankan perintah) Warna Putih = warna agama (alim ulama) Warna Hitam = warna adat Minangkabau (penghulu adat) – Warna merah putih dikenal pula dengan sebutan warna Gula Kelapa. Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja Jawa.

Dalam babat tanah Jawa yang bernama babad Mentawis (Jilid II hal 123) disebutkan bahwa Ketika Sultan Agung berperang melawan negeri Pati. Tentaranya bernaung di bawah bendera Merah. Sultan Agung memerintah tahun 1613-1645.

Di bagian kepulauan lain di Indonesia juga menggunakan bendera merah putih. Antara lain, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.

Di jaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.

Pada umumnya warna Merah Putih merupakan lambang keberanian, kewiraan sedangkan warna Putih merupakan lambang kesucian.


Merah Putih Pada Abad 20
Bendera Merah Putih berkibar untuk pertama kali dalam abad XX sebagai lambang kemerdekaan ialah di benua Eropa. Pada tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya. Tujuan perhimpunan Indonesia Merdeka semboyan itu juga digunakan untuk nama majalah yang diterbitkan.
Pada tahun 1924 Perhimpunan Indonesia mengeluarkan buku peringatan 1908-1923 untuk memperingati hidup perkumpulan itu selama 15 tahun di Eropa. Kulit buku peringatan itu bergambar bendera Merah Putih kepala banteng.
Dalam tahun 1927 lahirlah di kota Bandung Partai Nasional Indonesia (PNI) yang mempunyai tujuan Indonesia Merdeka. PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.

Pada tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera merah putih sebagai bandera kebangsaan yaitu dalam Konggres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera kebangsaan Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.


Sang saka merah putih di bumi Indonesia
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 9 Agustus 1945 mengadakan sidang yang pertama dan menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).
Dalam UUD 1945, Bab I, pasal I, ditetapkan bahwa Negara Indonesia ialah Negara kesatuan yang berbentuk Republik. Dalam UUD 1945 pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih. Dengan demikian , sejak ditetapkannya UUD 1945 , Sang Merah Putih merupakan bendera kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan. Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera.

Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944. Bendera berbahan katun Jepang (ada juga yang menyebutkan bahan bendera tersebut adalah kain wool dari London yang diperoleh dari seorang Jepang. Bahan ini memang pada saat itu digunakan khusus untuk membuat bendera-bendera negara di dunia karena terkenal dengan keawetannya) berukuran 276 x 200 cm. Sejak tahun 1946 sampai dengan 1968, bendera tersebut hanya dikibarkan pada setiap hari ulang tahun kemerdekaan RI.     Sejak tahun 1969, bendera itu tidak pernah dikibarkan lagi dan sampai saat ini disimpan di Istana Merdeka. Bendera itu sempat sobek di dua ujungnya, ujung berwarna putih sobek sebesar 12 X 42 cm. Ujung berwarna merah sobek sebesar 15x 47 cm. Lalu ada bolong-bolong kecil karena jamur dan gigitan serangga, noda berwarna kecoklatan, hitam, dan putih. Karena terlalu lama dilipat, lipatan-lipatan itu pun sobek dan warna di sekitar lipatannya memudar.

Setelah tahun 1969, yang dikerek dan dikibarkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI adalah bendera duplikatnya yang terbuat dari sutra. Bendera pusaka turut pula dihadirkan namun ia hanya ‘menyaksikan’ dari dalam kotak penyimpanannya.

Makna Bendera Merah Putih
Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubun utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unn utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. 
Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.
Sumber : http://info-biografi.blogspot.com/

Jumat, 14 Agustus 2015

Peringatan Hari Pramuka di SMP Negeri 1 Kayen

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Para pembaca Website SMP Negeri 1 Kayen yang berbahagia. Pada  Pada posting ini Admin memberikan info tentang Peringantan Hari Pramuka yang ke 54.Peringatan diselenggarakan dengan melaksanakan Upacara Bendera di halaman tengah SMP Negeri 1 Kayen dengan Pembina Upacara Kepala SMP Negeri 1 Kayen, H. Masturi,S.Ag. M.Pd.

Pramuka, Praja Muda Karana (dalam Bahasa Inggris: The Scout) di Indonesia secara resmi ditandai dengan Penyerahan Tunas Kelapa dari Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno yang pada saat itu berada di Jepang urusan kenegaraan mewakilkan kepada Ir. H Juanda kepada Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX KA Kwarnas (Kwartir Nasional) Pertama Republik Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961. Demikian hal tersebut telah dikonfirmasikan oleh Kak Khoirul Nazuli, S.PdI selaku Pembina Pramuka di SMP Negeri 1 Kayen kepada Admin Web pagi ini setelah selesai Upacara.

Lebih jauh beliau mengatakan bahwa bahwa nama Pramuka (Praja Muda Karana) diberikan oleh Bapak Ir Soekarno yang berari pemuda yang berkarya. Sebenarnya Gerakan Kepanduan sebenarnya didirikan pertama kali oleh Lord Boden Powel warga negara kebangsaan Inggris. Sebelum kemerdekaan gerakan Pramuka dinamakan Gerakan Kepanduan yang dirintis oleh KH Agus Salim.

Admin Web sendiri mempunyai sebuah kenangan yang tak dapat Admin lupakan dalam mengikuti sebuah kegiatan kepramukaan dikala masih belajar di SMA Negeri 1 Pati sekitar tahun 1986. Bila para pembaca ingin membaca pengalaman Admin silakan klik di Blog pribadi dengan judul Disaat Harus Bertahan Dalam Badai pada posting   Ngerjain Teman Sendiri

Inilah beberapa foto kegiatan SMPN 1 Katen oleh Bu Silvia Maria Ulfa dan Pak Ary Heryoso pada upacara dan selesai upacara tersebut: