Sabtu, 01 Agustus 2015

Mengapa Kita Masih Perlu Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia?

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web

Para pembaca Website SMP Negeri 1 kayen yang berbahagia. Sebagaimana kita ketahui bahwa Bulan Agustus adalah bulan dimana Ir Soekarno dan Drs moh Hatta atas nama seluruh Bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tepatnya tanggal 17 Agustus Tahun 1945 di Jakarta.

Tiga ratus lima puluh tahun, kita negara kita dibawah penjajahan Belanda. Menurut buku buku sejarah dan pelaku sejarah, hidup di alam pemjajahan tidaklah enak. Segala sesuatu diatur sedemikian rupa untuk kepentingan negara penjajah. Sebagai contoh dalam bidang pendidikan. Tidak semua orang  dapat bersekolah. Pada masa penjajahan sekolah hanya dibatasi pada sampai Sekolah Rakyat (Sekarang setingkat Sekolah Dasar). Hal yang demikian memang sudah disengaja. Salah satu tujuannya adalah tetap membuat masyarakat Indonesia bodoh. Dengan kebodohanm negara Penjajah dapat dengan mudah untuk menguasai.

Tidak hanya itu, dalam bidang pemerintahan misalnya. Negara penjajah memang dengan sengaja menggunakan politik Devide At Impera, memecah belah, mengadu domba dan menguasai. Ada beberapa kerajaan yang memang dibagi bagi menurut kemauannya. Negara penjajah memamg tidak ingin ada kerajaan yang kuat di negara ini. Ingat perjanjian Gianti yang membagi sebuah kejaan menjadi Surakarta dan Yogyakarta.

Pada masa penjajahan, demikian sulit masyarakat Indonesia untuk mendapatkan makanan pokok yaitu beras. Makanan pokok pada saat itu adalah jagung, ketela, ubi ubian dan kalau tak ada makanan bonggol pisang juga dimasak hanya untuk mengganjal perut.

Dengan kesengsaraan, kepahitan dan ketidak adilan, maka timbul Perlawanan Perlawanan dari Rakyat Indonesia untuk melepaskan diri dari cengkeraman Penjajah. Perjuangan melawan penjajah tumbuh di berbagai daerah, Misalnya perlawanan Pangran Diponegoro, Pangeran Antasari, Thomas Matulesi, Cut Nya Dien, Pangeran Imam Bonjol dan masih banyak lagi yang lain. Walaupun dengan sekuat tenaga dan penuh semangat perlawanan dapat dipatahkan oleh Penjajah. Hal ini disebabkan perlawanan yang masih bersifat kedaerahan atau masih bersifat lokal.

Menyadari kegagalan kegagalan perjuangan tersebut pada tanggal 28 Oktober 1928 diselenggarakan Sumpah Pemuda. 
Isi dari Sumpah Pemuda adalah Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku:
     Berbangsa satu Bangsa Indonesia
     Bertanah Air Satu Tanah Air Indonesia
     dan Menjunjung tinggi Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia.

Sejak saat itu, perjuangan melepaskan diri dari penjajah dilakukan dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Pada tahun 1942 bangsa Indonesia ada dibawah Penjajahan Jepang. Pada awal penjajahan memang propaganda yang diberikan adalah serba manis. Tetapi pada akhirnya sama saja. Propaganda yang diberikan adalah untuk kepentingan negara penjajah. Dengan jatuhnya Jepang oleh negara Sekutu dengan dijatuhkanya bom atom di Herosima dan Nagasaki, adalah kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memerdekakan bangsa ini. Tanggal 17 Agustus 1945 dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia, Ir. Soekarno dan Drs Moh Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. 

Inilah Video Proklamsi Kemerdekaan yang Admin hubungan ke You Tube



Walaupun bangsa Indonesia telah merdeka, ada keinginan dari Negara Belanda dengan menumpang atau membonceng negara Sekutu untuk merebut kembali kemerdekaan bangsa bangsa Indonesia. Pengibaran bendera merah putih biru di hotel Yamato Surabaya oleh Belanda adalah bukti dari semua ini. Dengan dipimpin oleh Bung Tomo, masyarakat Surabaya dengan dukungan masyarakat Indonesia menyobek bendera yang warna biru, sehingga menjadi bendera merah putih. Tentu saja dengan segala pengorbanan dan perlawanan yang demikian sengit.

Bangsa Indonesia tidak lagi ingin hidup menderita. Bangsa Indonesia tidak lagi ingin hidup dalam kekurangan. Bangsa Indonesia tidak lagi ingin hidup dalam kesusahan. Bangsa Indonesia tidak lagi ingin hidup dalam tekanan Penjajah. Bangsa Indonesia ingin mempertahankan kemerdekaan. Bangsa Indonesia ingin mengatur Negara Indonesia sendiri. Merdeka atau mati adalah semangat perjuangan. Tak terhitung   berapa korban harta,,,dan nyawa pada saat perjuangan mengusir penjajah dan mempertahankan Negara Indonesia. 

Kita yang hidup dalam alam kemerdekaan sudah sepantasnya kita mengetahui demikian berat dan tidak mudah untuk melepaskan diri dari negara penjajah. Kita sepantasnya juga menyadari bahwa demikian sulit untuk mempertahankan kemerdekaan negeri ini. Oleh karena itu sebagai warga kita perlu memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. banyak hal yang dapat kita lakukan diantaranya adalah
1. Membersihkan dan merapikan lingkungan dimana kita tinggal.
2. Pemasangan bendera merah putih disetiap depan rumah kita.
3. mengadakan berbagai macam perlombaan.
4. Pemasangan umbul umbul di berbagai gang atau jalan.
5. Pengecatan pintu gerbang jalan.
6. Mengadakan malam tirakatan dan doa bersama untuk para pahlawan.
7. Mengadakan upacara peringatan hari kemerdekaan.
8. Memberi bantuan kepada masyarakat yang masih kurang beruntung.

Semanagat kerja sama, gotong royong, semangat kerja keras dan semangat persatuan dalam memperingati kemerdekaan adalah yang sangat penting. Dengan tidak membedakan agama, tidak membedakan ras dan suku, tidak membedakan kepercayaan, tidak membedakan bahasa, tidak membedakan kepangkatan, kita peringati Hari Kemerdekaan Negara Republik  Indonesia. Memang cita cita yang digariskan oleh para pendiri negara ini belum semuanya terwujud. Tetapi apabila dibandingkan dengan kehidupan bangsa Indonesia di alam penjajahan, kehidupan bangsa Indonesia pada saat ini jauh lebih baik. Semoga dengan memperingati kemerdekaan, semangat persatuan dan kesatuan bangsa akan lebih terpelihara. Dengan demikian hidup terus negara tercinta Indonesia sampai akhir jaman.

Ada sebuah kata bijak yang perlu kita renungkan yaitu : BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG BISA MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANNYA. Demikian, semoga posting ini bermanfaat.

0 komentar :

Poskan Komentar